Posts in category

KAMPUSIANA

Perbincangan segala macam polemik di kampus

Mahasiswa Ciputat dalam Arus Tragedi 98’

Read More

Tak terasa, Pemilu Raya (Pemira) UIN Jakarta sebentar lagi digelar. Puluhan ribu mahasiswa akan ikut memeriahkan hajatan politik tahunan ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hingar-bingarnya selalu menyesakkan telinga. Mulai dari konsolidasi, ‘mapping’ dan upaya-upaya koalisi. Bisa ditebak, Organisasi Ekstra sudah pasti sibuk menyiapkan “gladiatornya” memasuki gelanggang pertarungan. Tiada hari tanpa konsolidasi, tiada hari tanpa mencari koalisi. …

Hari ini, menjadi orang terpelajar, bukanlah ditujukan untuk mencerdaskan. Apalagi pendidikan politik jangka panjang. Menjadi mahasiswa hari ini, sepertinya hanya kesadaran akan pentingnya melengkapi kejenuhan hidup, tuntutan untuk mendapat gelar, dan pastinya hanya mengantarkan untuk mendapat kerja. Fenomena ini semakin memperburuk kultur dialektis kampus. Orang-orang terpelajar strata satu harus lulus empat tahun, jika tidak, kampus …

Kita patut mengapresiasi para pengurus organisasi ekstra kampus macam HMI, PMII, IMM, KAMIII GMNI maupun organisasi lainnya yang kini sedang membuka pendaftaran perekrutan anggota. Selain sebagai program kerja wajib mereka, perekrutan anggota baru merupakan upaya melestarikan, mempertahankan sekaligus mengembangkan organisasi mereka. Ya, organisasi mana yang tidak mau berkembang. Tapi, ada pertanyaan yang mungkin agak sedikit …

Pemilihan Raya atau yang biasa dikenal dengan istilah Pemira merupakan satu ajang pembelajaran demokrasi di berbagai Kampus. Sebuah tradisi tahunan kampus untuk menghidupkan roda pemerintahan mahasiswa. Pemira pun bagi beberapa kalangan dianggap sebagai laboratorium demokrasi. Layaknya pemilu pada umumnya, dalam Pemira terdapat berbagai calon yang diusung mulai dari tingkat jurusan, fakultas, sampai universitas. Strukturnya pun …

Menjadi sebuah UKM yang berbeda kadang membuat Koperasi Mahasiswa merasakan pahitnya salah pandang masyarakat. Kemarin, ketika sebuah situs lembaga pers mahasiswa mengabarkan dilarangnya berjualan seorang pedagang, khalayak riuh. Entah apa penyebabnya, karena berita tersebut, Kopma dikait-kaitkan dengan larangan berjualannya pedagang itu. Bertahun-tahun hidup di kampus, jelas saya tahu rekam jejak pedagang pecel itu. Dan larangan …

Sebulan setelah penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, para pegiat organisasi mulai bahu membahu menjaring mahasiswa baru. Mulai dari berkenalan, mengajak masuk organisasi, hingga mengikuti kegiatan turut gencar dilakukan para senior ini. Mahasiswa ranum yang masih tabu akan persoalan kampus ini mau tak mau ikut andil dalan rayuan maut sang …

Diawali dengan trend pemuda revolusioner yang dengan semangatnya membawa bendera masing-masing baik organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, pelajar dan yang mengatasnamakan organisasi perjuangan. Dari kesemuannya bisa dengan gampang berargumen khas dengan ideologi yang di pilihnya, dari mulai kader organisasi yang memahami ideologi dengan sebenarnya juga yang memahami dengan semampunya. Dari yang sebenarnya pastilah melahirkan kesadaran dalam gerak …

Bicara mahasiswa berarti bicara tentang kebanggaan dan kewajiban. Tidak semua pemuda lulusan SLTA se-derajat yang bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi apalagi perguruan tinggi pilihannya. Mulai dari hari ini bersyukurlah bisa menikmati masa perkuliahan. Hilangkanlah dalam pikiran bahwa kampus yang kita duduki sekarang ini merupakan kampus pelarian, dari pada tidak kuliah mending kuliah disini. Mari …

Pada dasarnya, diskusi jika kita telisik di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) artinya adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Jika ditambahi imbuhan kata kerja “ber–”  maka akan berbeda makna. Yaitu mengadakan diskusi; bertukar pikiran. Oke, cukup disitu. Saya bukan mau membahas dari segi tata bahasa, karena saya pun bukanlah seorang ahli dalam …

Konon, kehidupan pasca kampus mau tidak mau akan memaksa sang sarjana untuk kompromi dengan dunia yang dihadapinya. Dulu yang kerap berteriak lantang ini-itu mulai memelankan suaranya. Semacam siklus yang sering terjadi tiap zaman. Imajinasi kolektif bernama real life telah “memenjarakan” semangat muda. Mungkin diktumnya berubah: Untuk bertahan hidup maka berkompromilah! Pertanyaanya kini : Apakah seorang …